HOTGAME ::>>
Nomor 198
Kamis 7 Juni 2007

Mailing List

Newsletter

GMIC 2007
HOTSTORY



















MENCOBA MENGULANG KESUKSESAN

Berusaha mengulangi apa yang pernah dilakukan. Tentu dengan tambahan baru berupa fitur online multiplayer. (adt)

Pengembang: Paradigm
Penerbit: THQ
Rilis: Eropa: 10 Agustus, Amerika: 28 Agustus
Xbox 360, PS3, PS2


Kala Stunman dirilis pada tahun 2002, game ini seperti ngasih terobosan untuk genre racing-action. Gimana tegangnya menerobos kobaran api, dengan mobil berkecepatan tinggi, plus menggapai poin tertinggi untuk aksi berbahaya (stunt action) yang kita lakukan.

Biarpun enggak heboh banget, setidaknya Stuntman versi awal lumayan digemari. Maklum pola permainan yang berbeda, dan lumayan susah ngebikin kita jadi penasaran untuk terus mencoba.

Faktor tingkat kesulitan yang bisa dibilang luar biasa, mungkin menjadi kelemahan utama game ini. Infogramers selaku pengembang awal, sepertinya kurang memperhatikan faktor gameplay. Buat mereka selama unsur fun sudah terpenuhi, itu dirasa cukup. Padahal dengan gameplay yang lumayan susah, ujung-ujungnya membuat kita cepat bosan kala memainkannya.

Perbaikan
Dan itu yang coba diubah THQ, kala membeli lisensinya, dan membuat sekuel Stuntman: Ignition, untuk dirilis pada multi konsol. Sang pengembang Paradigm, mencoba memperbaiki gameplay-nya untuk sekuel game ini. Hasilnya Stunmant: Ignition menawarkan beberapa hal baru.

Salah satunya fitur multiplayer. Kalau dulu kita hanya bisa “ngebut” sendirian, kini Paradigm menambah fitur online multiplayer. Yang menarik tentunya bagaimana Paradigm melakukan penyesuaian terhadap game ini.

Berbeda dengan game racing biasa, di mana kita berlomba menjadi nomor satu, Stuntman, tidak seperti itu. Makanya Paradigm berusaha mencari berbagai macam penyesuaian untuk sekuelnya. “Proses (pembuatannya) sangat menantang. Soalnya tujuan akhirnya adalah membuat pemain saling berinteraksi dengan tipe permainan single player,” ungkap salah seorang kru Paradigm.

Hasilnya dalam game ini kita bisa menemukan empat tipe permainan multiplayer yang berbeda. Back-lot Battle, Back-lot Race, Stunt Tournament, dan terakhir Movie Challenge.

Back-lot Battle kita diharuskan bekerja sama dengan pemain lain, untuk mengalahkan tim lain. Karena kalian bertarung di arena yang sama, nantinya kalian bisa mencuri poin tim lain. Caranya dengan memotong jalur tim lain atau menabrakan kendaraan kalian.

Back-lot Race, masih sama dengan Back-lot Battle. Tetapi pada akhirnya yang kita kejar bukanlah poin, melainkan kemenangan. Selain dulu-duluan menjadi yang terdepan, sambil melakukan beberapa aksi berbaaya.

Untuk Stunt Tournament, kita bermain secara off line. Berlombalah dengan pemain lain untuk mencapai poin tertinggi. Hanya memerlukan sebuah kontroler, yang nantinya dipakai bersama.

Terakhir Movie Challenge. Di sini kita bisa melawan pemain lain dengan mode single-player. Kita bisa melihat pemain lain, tetapi kita hanya melihat bayangannya saja. Jadi enggak usah takut tertabrak atau menabrakan kendaraan kita pada lawan.

Kelemahan
Toh di balik perubahan yang dilakukan Paradigm, HG melihat masih ada beberapa kelemahan yang sepertinya kembali terulang di sekuel game ini. Pertama urusan grafis.

Dari beberapa screen shot yang didapat plus trailer video yang berhasil diunduh dari internet, Stuntman: Ignition enggak menawarkan grafis yang luar biasa. Maklum dengan dirilis pada tiga platform yang berbeda (dua diantaranya konsol next-gen) harusnya Paradigm memperhatikan detil grafis yang ada. Grafis yang ditampilkan masih terlihat agak kasar, khas grafis PS2.

Tetapi (masih ada tapinya nih...), beberapa tambahan lain juga menarik untuk ditunggu. Pada versi awal memang tidak ada stunt menggunakan sepeda motor. Untuk Stuntman: Ignition, sepertinya ada pilihan untuk melakukan adegan berbahaya menggunakan sepeda motor.

Well dengan penambahan-penamabahan yang dilakukan sepertinya THQ berusaha mengulang kesuksesan Stuntman, melalui Stuntman: Ignition. Mudah-mudahan hasilnya sesuai dengan yang kita harapkan.

Next


     Copyright © 2000 HOTGAME All rights reserved.